Corporate News

Bukti Komitmen PT KDL Pada Pengelolaan Sistem Manajemen

Wednesday 10:56 / Mar 07, 2018

Pada 28-29 Agustus dan 12-13 Oktober lalu PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL) berhasil melaksanakan Audit Surveillance ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dengan OHSAS 18001:2007. Tujuan dari kedua audit surveillance ini adalah untuk memastikan Sistem Manajemen Mutu dan Lingkungan serta Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja perusahaan terdokumentasi, terimplementasi dan terawat secara efektif sesuai standar audit, peraturan dan regulasi. Audit Surveillance hanya dilakukan kepada perusahaan yang sudah bersertifikat ISO ataupun OHSAS.

Ada tiga anggota tim audit Surveillance ISO yang berasal dari Sucofindo, yaitu Mohammad Irwin, Indra Affandi dan Gugi Yogaswara. Sedangkan Audit Surveillance OHSAS di audit langsung oleh Mohammad Irwin dan Yani Achyani. Seluruh Auditor diterima di Ruang Rapat Turbin PT KDL oleh Direktur Utama PT KDL, Alugoro Mulyowahyudi dan jajaran Direksi terkait.

Ada beberapa poin yang menjadi obyek audit OHSAS kali ini yaitu mengenai komitmen manajemen; kebijakan internal; perencanaan; tanggung jawab, otoritas dan komunikasi; Audit Internal; Tindakan Korektif dan Preventif; Review Manajemen; Improvisasi Berkelanjutan; Document Control Area; Resource Management; Pengendalian Operasional; Logistik dan Gudang; Tanggap Darurat; TPS Limbah B3; Laboratorium dan WTP; Communication P2K3; Pengukuran dan Pengawasan serta Pemeriksaan Kesehatan.

Sedangkan untuk ISO ada beberapa poin berbeda yang menjadi obyek overview yaitu Respon Temuan audit tahun lalu; fokus pelanggan dan kepuasan pelanggan; kebijakan; target pencapaian dan obyektivitas; Analisa Data; Commerce and Strategic Business Unit; WTP; Perawatan; Aspek lingkungan; Compliance Obligation; Sasaran Lingkungan; Konsultasi dan Komunikasi; Respon dan Persiapan Darurat; Pengawasan, Pengukuran, Analisa dan Evaluasi.

Menurut Alugoro, diperpanjangnya sertifikasi ISO 9001:2015, 14001:2015 dan OHSAS 18001:2007 ini merupakan bukti komitmen PT KDL untuk mengelola Sistem Manajemen KDL (SMKDL) dengan standar yang berlaku. “Audit pemantauan ini dilakukan setiap enam bulan dan satu tahun sekali. Tujuannya secara jelas dicantumkan untuk menentukan apakah perusahaan masih berhak menyandang sertifikasi tersebut atau tidak. Dengan di approve-nya perpanjangan sertifikasi tersebut, maka membuktikan komitmen dan peran seluruh karyawan perusahaan dalam menjalankan standar ISO dengan baik dan benar,” ujarnya.

Pada Audit kali ini, PT KDL dianggap mengimplementasikan kebijakan dan standar operasi yang sudah ditetapkan sehingga pihak Sucofindo menyetujui untuk diperpanjangnya sertifikat ISO dan OHSAS yang berakhir masa berlakunya di tahun 2019. (hag)



Customer Info

Customer Support

Customer Feedback

Billing Info

PT KRAKATAU DAYA LISTRIK

Press enter to search