Corporate News

Direksi dan Karyawan PT KDL Mengikuti Pelatihan Quick Six Sigma

Wednesday 11:08 / Mar 07, 2018

Sebagai bagian dari peningkatan mutu dan pengetahuan modal insani, pada 17 hingga 20 Oktober 2017 jajaran Direksi dan perwakilan karyawan PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL) mengikuti pelatihan gabungan antara PT KDL dengan Krakatau Posco Energy (PT KPE) mengenai Quick Six Sigma plus (QSS+). Pada pelatihan yang diadakan di gedung utama PT KPE tersebut hadir Direktur Utama PT KDL, Alugoro Mulyowahyudi; Direktur Keuangan dan Administrasi PT KDL, Anie S. Handayani; Direktur Operasi PT KDL, Parjo Sutoyo; Direktur Perencanaan dan Niaga PT KDL, Gersang Tarigan; serta Direktur Utama PT KPE, Shin Eunju. Sebagai pembicara diundang QSS+ Consultant dari POSCO Korea, Kwon Oh Su untuk menyampaikan materi tentang QSS+.

Apa itu QSS+? QSS+ berangkat dari istilah kegiatan yang mudah diterapkan dalam kegiatan produksi sehari-hari. Seperti diketahui, Industri pembangkitan listrik merupakan industri yang mengedepankan kestabilan. Kestabilan ini dapat terjaga apabila aktivitas mesin tidak terhambat dan berjalan sesuai fungsinya. Nah, Aktivitas QSS+ ini berorientasi untuk tiga tujuan penting, yaitu menjaga kestabilan, menekan biaya dan mengedepankan keselamatan.

Dalam QSS+, ada beberapa metode untuk menjaga kualitas yaitu metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke), My Machine dan My Machine and Safety (My M&S). 5S yang di Indonesia lebih dikenal sebagai 5R (Rapi, Ringkas, Rawat, Rajin, Resik) dalam QSS+ berfungsi untuk perbaikan serta menjaga keamanan lingkungan kerja yang dilakukan terus menerus dan ditingkatkan performanya.

Sedangkan My Machine merupakan kegiatan mengembalikan kondisi mesin ke kondisi semulanya melalui cara membersihkan, mengencangkan bagian dan mengisi oli. Tujuan utama dari My Machine adalah membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap fasilitas. Selain itu kegiatan ini menciptakan operator yang menguasai fasilitas dan mengurangi kerusakan fasilitas dengan perbaikan.

Aktivitas terakhir yang menjadi satu rangkaian dengan QSS+ adalah My M&S. My M&S merupakan aktivitas untuk menciptakan fasilitas yang kuat sehingga daya saing fasilitas (kualitas dan stabilitas) meningkat dan membuat lingkungan kerja aman. Langkah-langkah aktivitas My M&S yang berpatokan pada nilai Kualitas, Stabilitas dan Keselamatan berupa aktivitas perbaikan, revisi/pengulangan standar perbaikan dan pembagian informasi aktivitas serta verifikasi.

Secara garis besar kegiatan QSS+ berupa aktivitas kerja aktual yang mengedepankan penetapan tujuan serta target penyelesaian sendiri sesuai kondisi lapangan dengan berpedoman pada peningkatan Kualitas, menjaga Stabilitas dan Keselamatan menjadi Plus. Arah kegiatan QSS+ ditekankan pada kegiatan perbaikan sehari-hari, proyek/tugas, inisiatif/motivasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Struktur kegiatan QSS+ bermula dari Key Performance Indicator (KPI) perusahaan yang diturunkan ke tiga nilai utama tadi yaitu Kualitas, Stabilitas dan Keselamatan lalu dapat langsung diaplikasikan ke poin-poin kerja sehari-hari, proyek atau inisiatif perbaikan.

Keunikan dari kegiatan ini terletak pada target dan kegiatan yang dilakukan. Seluruh aktivitas kerja ditentukan sendiri oleh tiap unit di lapangan disesuaikan dengan kondisi lapangan masing-masing. Individu bebas menentukan target agar lebih memahami kondisi departemennya sehingga aktivitas kerja aktual berdasar pada karakteristik lapangan.

Menurut Alugoro, pelatihan ini memberikan tambahan pengetahuan yang besar bagi karyawan serta operator untuk lebih memiliki keterikatan dan tanggung jawab terhadap fasilitas yang dikelolanya. “Saya merasakan pelatihan ini menjadi pelatihan perbaikan mutu paling komprehensif dan lengkap yang pernah saya dapatkan selama ini,” testimoninya. Alugoro mengharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini, karyawan dapat langsung mengimplementasikan ke dalam kegiatan kerja sehari-harinya. Apalagi sebagai tindak lanjut, manajemen PT KDL telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Tim Implementasi QSS+ PT KDL pada tanggal 16 November 2017 agar program ini dapat segera terlaksana di tiap lini perusahaan.

Sebagai penutup Kwon Oh Su berpesan, agar QSS+ dapat berjalan sukses di tiap perusahaan maka ada beberapa unsur yang harus dijalankan yaitu, belajar terus menerus, berpartisipasi secara sukarela, bekerja sama yang baik dan melaksanakan kegiatan secara terus-menerus. Andai semua dapat diterapkan, maka tujuan mendapatkan nilai Kualitas, Kestabilan dan Keselamatan akan dapat tercapai dengan efektif. (hag)  

Customer Info

Customer Support

Customer Feedback

Billing Info

PT KRAKATAU DAYA LISTRIK

Press enter to search