Corporate News

Membangun Budaya Perusahaan Yang Adaptif dan Transformatif

Wednesday 10:21 / Jul 04, 2018

Bagaimana PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL) menyiapkan diri menghadapi fenomena Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA) yang kini mendisrupsi pasar? Salah satu langkah konkretnya adalah dengan melakukan perubahan Visi, Misi dan Tata Nilai sehingga perusahaan mampu berelaborasi dengan standar perkembangan zaman.

Sebagai penguat komitmen serta mempercepat pemahaman karyawan terkait arti penting perubahan Visi, Misi dan Tata Nilai tersebut, maka manajemen mengundang Ade S. Martadipura, Trainer Leadership, Culture and Motivation yang juga Vice President (VP) Culture Implementation dari Bank Mandiri untuk mengisi acara motivasi dan berbagi pengetahuan di hadapan ratusan karyawan PT KDL.

Dalam materinya, Ade banyak menjelaskan mengenai pentingnya Manajemen dan Karyawan menyiapkan diri menghadapi VUCA. VUCA sendiri adalah sebuah ketidakteraturan yang kini menjadi fenomena pendisrupsi tatanan budaya maupun bisnis yang lebih stabil.

Nah, dengan adanya VUCA, maka kontribusi individu dalam memajukan perusahaan semakin krusial. Bila diibaratkan, organisasi itu layaknya pohon. Dalam pohon terdapat beberapa bagian yang berbeda seperti bunga, daun, dahan, buah, batang dan akar. Setiap bagian itu memiliki fungsinya masing-masing dan mendorong kesinambungan hidup dari sebuah pohon. Agar sempurna maka dibutuhkan energi sama, semangat sama dan frekuensi yang sama. Maka dari itu, untuk mencapai pertumbuhan yang kuat, perusahaan harus memulai penguatan pondasi, dan itu dapat dimulai dari transformasi budaya perusahaan yang kuat melekat di pribadi karyawan.

“Dunia VUCA membutuhkan pribadi tangkas dan gesit. Apabila belum memilikinya, Individu tersebut harus bisa berubah dan belajar beradaptasi,” tegas pria Sunda kelahiran Jakarta ini. Ditambahkannya, ketika seseorang tidak lagi memiliki nilai jual, maka nilai terakhir yang masih tetap dibutuhkan dan dicari adalah antusiasme diri.

Antusiasme Diri

Lalu bagaimana agar karyawan dapat menjaga antusiasmenya dalam bekerja? Pria yang juga pendiri F3-Edutainment ini berpendapat, sebelum antusiasme tumbuh, karyawan harus selalu menekankan bahwa bekerja adalah amanah, keterpanggilan, antusiasme dan pemicu adrenaline.

Kerja amanah dapat berupa ketika kita bekerja dengan penuh tanggung jawab, berintegritas tinggi dan memiliki rasa malu. “Saat kita menganggap kerja adalah amanah, niat yang kita usung adalah niat untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan. Saat dihadapkan pada peluang yang bisa menuntun pada keburukan, maka niat baik kita bisa menyingkirkan keburukan tersebut karena memahami bahwa apapun yang kita lakukan adalah sebuah amanah,” ujarnya. Hal ini akan sama bila individu juga memiliki rasa keterpanggilan dan antusiasme.

Sedangkan, untuk menjadi pribadi antusias sejati, seseorang harus memiliki 7J, yaitu Jago, Jernih, Jeli, Jurus, Jantan, Jitu dan Jawara. Dan untuk memahami gairah seseorang, dapat diukur dari kadar ekspresi yang dimiliki saat itu. “Beda antara orang yang malas dan antusias terlihat dari ekspresi kondisi ketika menghadapi sesuatu,” jelasnya.

Lalu apa yang harus diekspresikan seorang pekerja dalam kegiatannya sehari-hari? Pekerja harus dapat merubah passion (antusiasme) menjadi perform (performa). 

Yang terakhir, mindset kerja adalah adrenaline dapat muncul saat orang tersebut terus menerus diberikan challenge. Jika lulus dari tantangan berupa target yang diberikan, maka orang tersebut akan memperoleh reputasi diri. Keberhasilan menyelesaikan target sangat memengaruhi reputasi diri anda.

Ade juga berpesan agar setiap orang mampu mengombinasikan kemampuannya dengan keberanian. Karena dengan memiliki keberanian, seseorang yang tidak mampu akan dapat belajar, berupaya dan berusaha.

Sebagai penutup, Ade banyak memberikan best practice transformasi budaya perusahaan yang telah berhasil diimplementasikan di Kereta Api, Telkom dan Bank Mandiri. Ade juga memberikan beberapa fun games yang menggugah antusiasme hadirin seperti games mematahkan pensil dan lainnya. (hag)

Customer Info

Customer Support

Customer Feedback

Billing Info

PT KRAKATAU DAYA LISTRIK

Press enter to search