Corporate News

PT KDL Sosialisasikan Budaya Perusahaan, GCG dan CSR Kepada Mitra Bisnis

Wednesday 13:25 / Jul 04, 2018

Pada 28 Maret lalu PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL) mengadakan acara Sosialisasi Budaya Perusahaan, Good Corporate Governance (GCG)  dan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Mitra Bisnis dan Vendor yang telah lama bekerjasama menjaga kesinambungan roda perusahaan. Perhelatan yang mengambil lokasi di Ruang Rapat Rotor PT KDL ini mengundang berbagai elemen mitra bisnis mulai dari Vendor Pengadaan Logistik, Mitra Perbankan, Mitra Pembangkitan maupun Distribusi Gas serta Mitra Koperasi.

Dalam acara ini ada tiga pokok utama materi yang disampaikan antara lain, terkait Company Profile PT KDL, Perubahan Visi, Misi, Tata Nilai Perusahaan, Pelaksanaan dan Hasil Assessment GCG PT KDL dan Aksi CSR PT KDL yang salah satunya berbentuk ATM-Beras.

Untuk materi terkait profil perusahaan, perubahan Visi, Misi dan Tata Nilai serta GCG disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama PT KDL, Alugoro Mulyowahyudi. Dalam presentasinya, Alugoro menyampaikan mengenai prospek bisnis energi kedepan yang akan semakin kompetitif namun berpotensi besar karena memiliki daya saing kuat. “PT KDL akan menghadapi tantangan yang cukup berat kedepannya. Namun kami optimis dengan kapasitas yang dimiliki saat ini ditambah pembangunan pembangkit baru berbahan bakar batu bara yang rencana akan selesai pada 2021, PT KDL akan siap beradaptasi dengan semua tantangan tersebut,” jelasnya. Ini juga menjadi satu faktor pentingnya perubahan Visi, Misi dan Tata Nilai bagi seluruh elemen perusahaan. 

Disamping itu, Alugoro juga menjabarkan satu persatu makna yang tersurat dalam Visi, Misi serta Tata Nilai baru, mulai dari Execution (Eksekusi), Newness (Kebaruan), Efficient (Efisien), Reliable (Andal), Grateful (Bersyukur) dan Integrity (Integritas). Masing-masing nilai tersebut memiliki turunan norma dan perilaku yang sudah diimplementasikan ke dalam sistem bisnis perusahaan dan hubungannya dengan mitra.

Ambil contoh terkait nilai inti Execution. Dalam mengimplementasikannya, karyawan diharapkan dapat segera melakukan pelaksanaan pekerjaan setelah proses administrasi terpenuhi. Selama proses kerja, pengawasan terus dilakukan dan hasilnya turut dievaluasi agar tidak terjadi pengulangan atau kesalahan.

Alugoro juga turut mengingatkan kepada mitra agar terus mematuhi aturan yang berlaku di PT KDL karena nilai inti Integrity telah diimplementasikan oleh perusahaan dalam bentuk Reward and Punishment, program KDL Bersih, Pakta Integritas dan sistem pelaporan Whistleblower System. Hal ini demi mencegah terjadinya kebocoran yang dapat merugikan perusahaan.

Tak lupa Alugoro juga menyampaikan pada 2017 PT KDL telah mengikuti program Assessment GCG yang diadakan oleh Krakatau Steel Group dan memperoleh nilai yang memuaskan. “Pada 2018 ini kami menargetkan skornya agar berada diatas rata-rata tahun lalu sehingga tingkat kepercayaan stakeholder kepada perusahaan juga turut bereskalasi,” ujarnya.

Kerjasama ATM-Beras

Pada sesi berikutnya, Manager Human Capital and General Affair (HCGA), M. Nur Rosyid memperkenalkan kepada Mitra Bisnis Program CSR yang dijalankan oleh PT KDL. Salah satunya terkait dengan ATM-Beras. Seperti diketahui, salah satu dari lima pilar pelaksanaan CSR PT KDL adalah Kesejahteraan Masyarakat. Dari sekian program yang telah dicanangkan, ATM-Beras merupakan terobosan yang dapat membantu masyarakat secara langsung dengan meringankan kerja pemerintah serta membuka potensi kolaborasi dengan Mitra lain di luar PT KDL.

PT KDL sendiri menargetkan 40 warga di kelurahan Samangraya telah bebas beban beras selama setahun berkat bantuan ini. Namun, untuk memperluas cakupan bantuan tersebut, PT KDL mengajak para mitra berkolaborasi membantu masyarakat dengan menambah jumlah beras yang didistribusikan. Tujuan dari kolaborasi ini adalah agar warga miskin yang terbantu tidak hanya terbatas pada 40 warga saja tapi juga telah menjangkau 140 warga kurang mampu. Nantinya setiap mitra yang berkontribusi akan mendapatkan publikasi dan penempatan logo di setiap kartu yang dimiliki oleh warga penerima bantuan.

Setelah sesi tersebut selesai, peserta dipersilakan untuk bertanya. Acara pun berakhir dengan pembagian kenang-kenangan kepada seluruh peserta yang hadir. (hag)

Customer Info

Customer Support

Customer Feedback

Billing Info

PT KRAKATAU DAYA LISTRIK

Press enter to search